Lewati ke konten utama
G Maulidya Gen
Beranda Koleksi Contoh Kisi-kisi Sosiologi SMA Soal & Kunci Matematika SMP Kisi-kisi Bahasa Indonesia SD Harga
CONTOH RESMI Semua berkas di halaman ini adalah Contoh buatan tim kami (kurasi profesional pendidik), disediakan gratis sebagai rujukan standar penyusunan perangkat asesmen.
← Semua Contoh / Kisi-kisi Sosiologi SMA
CONTOH RESMI Contoh buatan tim kami Regulasi: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025

Kisi-kisi Asesmen Sumatif Akhir Semester Sosiologi

Model: SMA Negeri Unggul Nusantara (Contoh Model) • Kelas XI (Sebelas) • Fase F • Alokasi: 90 Menit • 6 Knowing / 10 Applying / 4 Reasoning

Jumlah Soal 20 Butir 15 PG, 5 Uraian
Knowing (L1) 6 Soal (30%) No. 1, 2, 6, 7, 11, 12
Applying (L2) 10 Soal (50%) No. 3, 4, 8–10, 13–17
Reasoning (L3) 4 Soal (20%) No. 5, 18, 19, 20
Capaian Pembelajaran (CP) Fase F Sosiologi:

Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi pembentukan dan dinamika kelompok sosial, menganalisis ragam permasalahan sosial serta diferensiasi dan stratifikasi dalam masyarakat multikultural, menganalisis faktor penyebab dan dampak konflik sosial, serta merancang resolusi konflik dan integrasi sosial yang berakar pada kearifan lokal untuk mewujudkan harmoni sosial.

Matriks Kisi-kisi Penulisan Soal

Total Baris Indikator: 8
No Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Indikator Soal Dimensi Profil Level Bentuk No. Soal
1 Mengidentifikasi pembentukan dan ragam dinamika kelompok sosial di masyarakat. Menjelaskan konsep kelompok sosial, sifat hubungan paguyuban dan patembayan, serta faktor pengikat solidaritas sosial. Disajikan deskripsi tentang paguyuban dan patembayan, peserta didik dapat mengidentifikasi 3 ciri kelompok primer dalam paguyuban secara tepat. Bernalar Kritis Knowing Pilihan Ganda 1, 2
2 Mengidentifikasi pembentukan dan ragam dinamika kelompok sosial di masyarakat. Menerapkan konsep interaksi antarkelompok dalam menganalisis fenomena konformitas kelompok sebaya. Disajikan narasi situasi remaja sekolah, peserta didik dapat menentukan faktor pendorong terbentuknya kelompok informal dan dampak konformitas negatif. Mandiri Knowing Pilihan Ganda 6, 7
3 Menganalisis stratifikasi, diferensiasi, dan mobilitas sosial dalam masyarakat multikultural. Membedakan saluran-saluran mobilitas sosial serta konsekuensi stratifikasi terbuka dan tertutup. Disajikan bagan alur mobilitas sosial generasi keluarga perajin lokal, peserta didik dapat mengklasifikasikan bentuk mobilitas vertikal naik (social climbing). Bernalar Kritis Knowing Pilihan Ganda 11, 12
4 Menganalisis ragam interaksi dan relasi antarkelompok sosial dalam konteks kemajemukan bangsa. Menerapkan konsep akulturasi, asimilasi, dan pluralisme dalam merawat toleransi antaretnis. Disajikan ilustrasi perkampungan multietnis dengan tradisi kenduri bersama, peserta didik dapat menganalisis bentuk hubungan akulturasi harmonis yang terjalin. Berkebinekaan Global Applying Pilihan Ganda 3, 4
5 Menganalisis permasalahan sosial dan ketimpangan sosial akibat modernisasi dan digitalisasi. Mengidentifikasi akar penyebab kesenjangan digital (digital divide) dan dampaknya terhadap akses ekonomi kelompok marjinal. Disajikan data statistik kesenjangan infrastruktur sinyal internet antara kota dan desa, peserta didik dapat memprediksi dampak sosial ekonomi pada produktivitas pemuda desa. Bernalar Kritis Applying Pilihan Ganda 8, 9, 10
6 Menganalisis dinamika perubahan solidaritas sosial dan pergeseran mata pencaharian masyarakat. Menghubungkan transformasi profesi agraris ke industri jasa dengan pergeseran solidaritas mekanik ke organik. Disajikan studi kasus desa agraris yang beralih menjadi kawasan pergudangan logistik, peserta didik dapat menguraikan perubahan relasi tolong-menolong tradisional menjadi kontrak formal. Gotong Royong Applying Pilihan Ganda & Uraian 13, 14, 15 (PG), 16, 17 (Uraian)
7 Menganalisis sumber-sumber konflik sosial dan strategi mediasi penanganan benturan kepentingan. Mendiagnosis faktor pemicu sengketa agraria dan tata kelola sumber daya alam antarkomunitas. Disajikan narasi sengketa batas pemanfaatan mata air antara dua desa bertetangga, peserta didik dapat mengurai kepentingan laten para pihak dan menyusun tahapan mediasi pihak ketiga netral. Bernalar Kritis Reasoning Pilihan Ganda & Uraian 5 (PG), 18 (Uraian)
8 Merancang resolusi konflik dan integrasi sosial yang berakar pada kearifan lokal. Mengevaluasi efektivitas pranata adat dan tradisi musyawarah dalam meredam potensi disintegrasi masyarakat. Disajikan studi kasus pemulihan pascakonflik melalui tradisi adat (seperti Pela Gandong atau Rembug Guyub), peserta didik dapat mengevaluasi nilai-nilai filosofis adat dan merancang rencana aksi penguatan harmoni generasi muda. Gotong Royong Reasoning Uraian 19, 20 (Uraian)