CONTOH RESMI
Contoh buatan tim kami
Regulasi: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Naskah Asesmen Sumatif & Pembahasan Matematika
Model: SMP Negeri Harapan Bangsa (Contoh Model) • Kelas 7 (Tujuh) • Fase D • Alokasi: 120 Menit
Total Butir
25 Soal
20 PG + 5 Uraian
Pilihan Ganda
20 Butir
Opsi A, B, C, D
Uraian Kasus
5 Butir
Pedoman Skor 0–4
Pembahasan
100% Lengkap
Solusi langkah demi langkah
Petunjuk Asesmen Matematika Fase D:
- Periksa dan bacalah setiap stimulus kasus dengan cermat sebelum menjawab.
- Untuk soal pilihan ganda (nomor 1 sampai 20), pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, atau D).
- Untuk soal uraian (nomor 21 sampai 25), tuliskan langkah perhitungan, satuan, serta kesimpulan penalaran secara sistematis.
1
Soal Butir No. 1
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Pada bulan Juli, stasiun pengamatan BMKG di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, mencatat suhu udara mencapai -2°C pada pukul 04.30 dini hari. Menjelang tengah hari pada pukul 12.00, sinar matahari membuat suhu udara naik sebesar 19°C.
Berapakah suhu udara di Dieng pada pukul 12.00 siang tersebut?
A
-21°C
B
-17°C
C
17°C
D
21°C
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Catat suhu awal = -2°C. Suhu naik artinya ditambah (+19°C).
Langkah 2: Hitung suhu akhir = -2 + 19 = 17°C.
Kesimpulan: Suhu udara pada pukul 12.00 adalah 17°C (Pilihan C).
2
Soal Butir No. 2
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Dalam turnamen cerdas cermat sains antarkelas di SMP Harapan Bangsa, panitia menerapkan aturan penilaian: setiap jawaban benar mendapat skor 4, jawaban salah mendapat skor -2, dan soal yang tidak dijawab mendapat skor 0. Dari 25 soal yang tersedia, regu Kelas 7-B menjawab benar 18 soal, salah 5 soal, dan sisanya tidak dijawab.
Total nilai yang diperoleh oleh regu Kelas 7-B adalah...
A
62
B
64
C
72
D
82
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Menghitung poin benar = 18 × 4 = 72.
Langkah 2: Menghitung pengurangan poin salah = 5 × (-2) = -10.
Langkah 3: Soal tidak dijawab = 25 - (18 + 5) = 2 soal × 0 = 0.
Langkah 4: Total nilai = 72 + (-10) + 0 = 62.
Kesimpulan: Total nilai regu Kelas 7-B adalah 62 (Pilihan A).
3
Soal Butir No. 3
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Pengurus OSIS mengumpulkan sumbangan kemanusiaan untuk warga sekitar sekolah. Barang yang terkumpul terdiri atas 72 kantong beras 2,5 kg, 96 pouch minyak goreng, dan 120 kotak biskuit. Barang-barang tersebut akan dibagikan ke dalam paket bingkisan sebanyak-banyaknya dengan isi dan jenis yang sama rata di setiap paket.
Berapa banyak paket bingkisan sembako terbanyak yang dapat disusun oleh panitia?
A
12 paket
B
18 paket
C
24 paket
D
36 paket
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Permasalahan membagi barang sama rata sebanyak-banyaknya diselesaikan menggunakan FPB dari 72, 96, dan 120.
Langkah 2: Faktorisasi prima:
- 72 = 2³ × 3²
- 96 = 2⁵ × 3
- 120 = 2³ × 3 × 5
Langkah 3: FPB diambil dari faktor persekutuan dengan pangkat terkecil: FPB = 2³ × 3 = 8 × 3 = 24.
Kesimpulan: Jumlah bingkisan terbanyak yang bisa disusun adalah 24 paket (Pilihan C).
4
Soal Butir No. 4
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Tiga kelompok ekstrakurikuler di SMP Harapan Bangsa menggunakan aula olahraga secara berkala. Tim Futsal berlatih setiap 4 hari sekali, Tim Basket setiap 6 hari sekali, dan Tim Bulutangkis setiap 8 hari sekali. Pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, ketiga tim tersebut berlatih bersamaan di aula.
Setelah berapa harikah ketiga tim tersebut akan berlatih bersamaan kembali di aula olahraga?
A
12 hari
B
24 hari
C
36 hari
D
48 hari
KUNCI: B
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari 4, 6, dan 8.
Langkah 2: Faktorisasi prima:
- 4 = 2²
- 6 = 2 × 3
- 8 = 2³
Langkah 3: KPK = 2³ × 3 = 8 × 3 = 24.
Kesimpulan: Ketiga tim akan berlatih bersamaan lagi setelah 24 hari (Pilihan B).
5
Soal Butir No. 5
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Dalam kegiatan Projek P5 bertema Kewirausahaan, siswa kelas 7 membuat kue klepon gula merah. Resep baku menyebutkan bahwa untuk membuat 40 butir klepon diperlukan 250 gram tepung ketan, 50 gram tepung beras, dan 200 ml air hangat perasan pandan. Kelompok 3 ingin memproduksi 120 butir klepon untuk dijual pada bazar.
Berapa gram tepung ketan yang harus disiapkan oleh Kelompok 3?
A
500 gram
B
600 gram
C
750 gram
D
1.000 gram
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Hitung faktor pengali kebutuhan produksi: 120 butir / 40 butir = 3 kali lipat.
Langkah 2: Kebutuhan tepung ketan = 3 × 250 gram = 750 gram.
Kesimpulan: Tepung ketan yang harus disiapkan adalah 750 gram (Pilihan C).
6
Soal Butir No. 6
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Pada denah rancangan kebun hidroponik sekolah, sepetak lahan tanaman pokcoy digambar dengan skala 1 : 200. Pada denah tersebut, panjang petak lahan adalah 6 cm dan lebarnya 4 cm.
Berapa meter ukuran panjang dan lebar sebenarnya dari petak lahan tanaman tersebut?
A
12 m dan 8 m
B
18 m dan 12 m
C
24 m dan 16 m
D
60 m dan 40 m
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Skala 1 : 200 berarti 1 cm pada gambar mewakili 200 cm (2 meter) ukuran sebenarnya.
Langkah 2: Panjang sebenarnya = 6 cm × 200 = 1.200 cm = 12 m.
Langkah 3: Lebar sebenarnya = 4 cm × 200 = 800 cm = 8 m.
Kesimpulan: Ukuran panjang dan lebar sebenarnya adalah 12 m dan 8 m (Pilihan A).
7
Soal Butir No. 7
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan siswa study tour membutuhkan 15 liter solar untuk menempuh jarak 120 km dengan kecepatan rata-rata konstan di jalan tol trans Jawa.
Jika bus tersebut menempuh rute perjalanan sejauh 280 km, berapa liter solar yang dikonsumsi oleh bus tersebut?
A
30 liter
B
35 liter
C
40 liter
D
42 liter
KUNCI: B
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Ini adalah perbandingan senilai karena semakin jauh jarak tempuh, konsumsi solar semakin bertambah.
Langkah 2: Efisiensi bahan bakar per kilometer = 15 liter / 120 km = 1/8 liter per km (atau 8 km per liter).
Langkah 3: Kebutuhan untuk 280 km = 280 / 8 = 35 liter.
Kesimpulan: Solar yang diperlukan adalah 35 liter (Pilihan B).
8
Soal Butir No. 8
Reasoning (L3)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Pembangunan saung pojok baca di taman sekolah ditargetkan selesai dalam 18 hari jika dikerjakan oleh 4 orang tukang. Karena akan segera diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, pekerjaan harus diselesaikan dalam waktu 12 hari.
Berapa orang tukang tambahan dengan kemampuan kerja setara yang harus dipekerjakan agar target tersebut tercapai?
A
2 orang
B
3 orang
C
6 orang
D
8 orang
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Hubungan banyak pekerja dan waktu penyelesaian adalah perbandingan berbalik nilai.
Langkah 2: Total beban kerja = 4 orang × 18 hari = 72 orang-hari.
Langkah 3: Jumlah pekerja yang dibutuhkan untuk 12 hari = 72 / 12 = 6 orang pekerja.
Langkah 4: Tambahan pekerja yang harus dipanggil = 6 orang - 4 orang = 2 orang pekerja tambahan.
Kesimpulan: Dibutuhkan tambahan 2 orang tukang (Pilihan A).
9
Soal Butir No. 9
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Toko seragam sekolah memberikan diskon 15% untuk setiap pembelian paket seragam pramuka lengkap seharga normal Rp240.000,00. Selain itu, pembeli yang membayar nontunai dengan QRIS mendapatkan potongan harga tambahan langsung sebesar Rp10.000,00 setelah diskon persentase dihitung.
Berapakah uang yang harus dibayarkan seorang wali murid jika membeli satu paket seragam dengan pembayaran nontunai?
A
Rp194.000,00
B
Rp204.000,00
C
Rp214.000,00
D
Rp224.000,00
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Menghitung diskon 15% = 15/100 × Rp240.000 = Rp36.000.
Langkah 2: Harga setelah diskon persentase = Rp240.000 - Rp36.000 = Rp204.000.
Langkah 3: Potongan pembayaran QRIS = Rp204.000 - Rp10.000 = Rp194.000.
Kesimpulan: Biaya yang harus dibayar adalah Rp194.000,00 (Pilihan A).
10
Soal Butir No. 10
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Koperasi guru menerima pasokan beras premium dalam karung goni. Pada karung tersebut tertulis bruto 50 kg dan persentase tara sebesar 1,5%.
Berat bersih (neto) beras di dalam karung tersebut adalah...
A
48,50 kg
B
49,00 kg
C
49,25 kg
D
49,75 kg
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Tara (berat pembungkus) = 1,5% × 50 kg = 0,015 × 50 kg = 0,75 kg.
Langkah 2: Neto = Bruto - Tara = 50 kg - 0,75 kg = 49,25 kg.
Kesimpulan: Berat bersih beras adalah 49,25 kg (Pilihan C).
11
Soal Butir No. 11
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Bendahara kelas VII-A membeli $x$ spidol papan tulis dengan harga Rp8.000,00 per batang dan $y$ penghapus dengan harga Rp5.000,00 per buah. Bendahara membayar dengan selembar uang seratus ribu rupiah (Rp100.000,00).
Bentuk aljabar yang menyatakan sisa uang kembalian yang diterima bendahara adalah...
A
100.000 - 8.000x - 5.000y
B
100.000 + 8.000x + 5.000y
C
8.000x + 5.000y - 100.000
D
100.000 - (8.000x - 5.000y)
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Total belanja spidol = 8.000x. Total belanja penghapus = 5.000y.
Langkah 2: Total belanja keseluruhan = (8.000x + 5.000y).
Langkah 3: Sisa uang kembalian = 100.000 - (8.000x + 5.000y) = 100.000 - 8.000x - 5.000y.
Kesimpulan: Bentuk aljabar yang benar adalah 100.000 - 8.000x - 5.000y (Pilihan A).
12
Soal Butir No. 12
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Sebidang alas papan pajangan karya mading siswa berbentuk persegi panjang memiliki ukuran panjang $(3x + 2)$ cm dan lebar $(2x - 1)$ cm.
Bentuk aljabar paling sederhana yang menyatakan luas alas papan mading tersebut adalah...
A
6x² + x - 2
B
6x² - x - 2
C
6x² + 7x - 2
D
6x² - 2
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Luas = panjang × lebar = (3x + 2)(2x - 1).
Langkah 2: Gunakan sifat distributif:
= 3x(2x) + 3x(-1) + 2(2x) + 2(-1)
= 6x² - 3x + 4x - 2
= 6x² + x - 2.
Kesimpulan: Luas papan mading adalah 6x² + x - 2 (Pilihan A).
13
Soal Butir No. 13
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Dua kelompok regu pramuka membawa tongkat untuk mendirikan tenda. Tiga kali banyak tongkat regu Rajawali dikurangi 7 sama dengan dua kali banyak tongkat regu Rajawali ditambah 5.
Berapa banyak tongkat yang dibawa oleh regu Rajawali?
A
6 batang
B
10 batang
C
12 batang
D
14 batang
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Misalkan banyak tongkat = x. Bentuk persamaan: 3x - 7 = 2x + 5.
Langkah 2: Kurangkan kedua ruas dengan 2x: 3x - 2x - 7 = 5 => x - 7 = 5.
Langkah 3: Tambahkan kedua ruas dengan 7: x = 5 + 7 = 12.
Kesimpulan: Banyak tongkat yang dibawa adalah 12 batang (Pilihan C).
14
Soal Butir No. 14
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Sebuah jembatan gantung kayu di desa wisata memiliki batas kekuatan aman muatan tidak boleh lebih dari 450 kg. Pak Anton yang memiliki berat badan 70 kg membawa beberapa karung hasil bumi menggunakan gerobak dorong. Berat gerobak kosong adalah 20 kg dan setiap karung hasil bumi memiliki berat seragam 30 kg.
Berapa banyak karung hasil bumi paling banyak yang dapat dibawa melintasi jembatan dalam sekali jalan?
A
11 karung
B
12 karung
C
13 karung
D
14 karung
KUNCI: B
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Misalkan banyak karung = k.
Langkah 2: Beban total = Berat Pak Anton + Berat gerobak + (k × 30 kg) <= 450.
70 + 20 + 30k <= 450
90 + 30k <= 450
30k <= 360
k <= 12.
Kesimpulan: Jumlah karung terbanyak yang boleh dibawa adalah 12 karung (Pilihan B).
15
Soal Butir No. 15
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Petugas tata usaha menata deretan kursi di ruang pertemuan komite sekolah. Baris terdepan berisi 14 kursi, baris kedua berisi 18 kursi, baris ketiga berisi 22 kursi, dan seterusnya bertambah tetap pada setiap baris berikutnya.
Berapa banyak kursi yang terdapat pada baris ke-10?
A
46 kursi
B
50 kursi
C
54 kursi
D
58 kursi
KUNCI: B
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Suku pertama (a) = 14, beda antarbaris (b) = 18 - 14 = 4.
Langkah 2: Rumus suku ke-n barisan aritmetika: Un = a + (n - 1)b.
Langkah 3: U10 = 14 + (10 - 1) × 4 = 14 + 9 × 4 = 14 + 36 = 50 kursi.
Kesimpulan: Banyak kursi pada baris ke-10 adalah 50 kursi (Pilihan B).
16
Soal Butir No. 16
Reasoning (L3)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Lantai pendopo balai desa dipasangi ubin bermotif dengan formasi persegi terpusat. Pola ke-1 memiliki 1 ubin pusat, pola ke-2 memiliki 5 ubin, pola ke-3 memiliki 13 ubin, dan pola ke-4 memiliki 25 ubin (pola pertambahan selisih: 4, 8, 12, ...).
Banyak ubin motif yang dibutuhkan pada susunan pola ke-6 adalah...
A
41 ubin
B
53 ubin
C
61 ubin
D
85 ubin
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Analisis pola selisih antar suku:
- Pola 1 = 1
- Pola 2 = 1 + 4 = 5
- Pola 3 = 5 + 8 = 13
- Pola 4 = 13 + 12 = 25
- Pola 5 = 25 + 16 = 41
- Pola 6 = 41 + 20 = 61.
(Atau dengan rumus n² + (n - 1)² = 6² + 5² = 36 + 25 = 61).
Kesimpulan: Banyak ubin pada pola ke-6 adalah 61 ubin (Pilihan C).
17
Soal Butir No. 17
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Dua batang tiang bambu rangka atap pendopo membentuk sudut saling berpelurus (suplemen). Besar salah satu sudut adalah $(4x + 10)°$ dan sudut lainnya adalah $(2x + 20)°$.
Berapakah besar sudut yang lebih besar di antara kedua sudut tersebut?
A
25°
B
70°
C
110°
D
120°
KUNCI: C
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Sudut berpelurus berjumlah 180°.
(4x + 10) + (2x + 20) = 180
6x + 30 = 180
6x = 150 => x = 25.
Langkah 2: Hitung besar kedua sudut:
Sudut 1 = 4(25) + 10 = 100 + 10 = 110°.
Sudut 2 = 2(25) + 20 = 50 + 20 = 70°.
Kesimpulan: Sudut yang lebih besar adalah 110° (Pilihan C).
18
Soal Butir No. 18
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Petak percontohan sawah mina padi berbentuk trapesium sama kaki dengan panjang sisi sejajar masing-masing 16 m dan 28 m. Jarak tegak lurus (tinggi) antara kedua sisi sejajar tersebut adalah 8 m.
Luas petak sawah mina padi tersebut adalah...
A
176 m²
B
192 m²
C
224 m²
D
352 m²
KUNCI: A
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Rumus luas trapesium = 1/2 × (jumlah sisi sejajar) × tinggi.
Langkah 2: Sisi sejajar a = 16 m, b = 28 m, tinggi t = 8 m.
Luas = 1/2 × (16 + 28) × 8 = 1/2 × 44 × 8 = 22 × 8 = 176 m².
Kesimpulan: Luas petak sawah adalah 176 m² (Pilihan A).
19
Soal Butir No. 19
Knowing (L1)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Data hasil panen tanaman sayur hidroponik pokcoy di green house sekolah selama 5 pekan berturut-turut dicatat sebagai berikut: Pekan I = 14 kg, Pekan II = 18 kg, Pekan III = 22 kg, Pekan IV = 16 kg, dan Pekan V = 20 kg.
Berapa kilogram rata-rata (mean) hasil panen pokcoy setiap pekan?
A
17 kg
B
18 kg
C
19 kg
D
20 kg
KUNCI: B
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Rata-rata = Jumlah seluruh data / Banyaknya pekan.
Langkah 2: Jumlah total panen = 14 + 18 + 22 + 16 + 20 = 90 kg.
Langkah 3: Rata-rata = 90 / 5 = 18 kg.
Kesimpulan: Rata-rata hasil panen per pekan adalah 18 kg (Pilihan B).
20
Soal Butir No. 20
Applying (L2)
Pilihan Ganda
Stimulus Kontekstual Nyata:
Tabel sebaran nilai asesmen harian matematika dari 30 siswa kelas 7 tersaji sebagai berikut:
- Nilai 60 : 3 siswa
- Nilai 70 : 6 siswa
- Nilai 80 : 12 siswa
- Nilai 90 : 6 siswa
- Nilai 100 : 3 siswa
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) minimal ditetapkan pada skor 80.
Persentase siswa yang telah mencapai kriteria ketercapaian (skor minimal 80) adalah...
A
60%
B
70%
C
75%
D
80%
KUNCI: B
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Siswa yang memperoleh nilai minimal 80 adalah siswa dengan nilai 80, 90, dan 100.
Langkah 2: Jumlah siswa = 12 + 6 + 3 = 21 siswa.
Langkah 3: Persentase = (21 / 30) × 100% = 7/10 × 100% = 70%.
Kesimpulan: Persentase siswa yang mencapai kriteria adalah 70% (Pilihan B).
21
Soal Butir No. 21
Reasoning (L3)
Uraian
Stimulus Kontekstual Nyata:
Kelompok kerja P5 SMP Harapan Bangsa berencana memanfaatkan sebidang tanah kosong di samping dinding laboratorium IPA untuk kebun sayuran organik. Kebun tersebut dirancang berbentuk persegi panjang dengan memanfaatkan dinding laboratorium yang kokoh sebagai salah satu sisi panjangnya, sehingga sisi tersebut tidak membutuhkan kawat pagar. Kelompok kerja memiliki persediaan kawat pembatas sepanjang 24 meter untuk memagari ketiga sisi kebun lainnya (dua sisi lebar dan satu sisi panjang).
a. Jika lebar kebun dimisalkan sebagai $x$ meter, nyatakan panjang kebun dalam bentuk aljabar yang memuat variabel $x$!
b. Jika kelompok menghendaki panjang kebun 4 meter lebih panjang daripada lebarnya, tentukan ukuran panjang dan lebar kebun serta luas lahan yang dihasilkan!
b. Jika kelompok menghendaki panjang kebun 4 meter lebih panjang daripada lebarnya, tentukan ukuran panjang dan lebar kebun serta luas lahan yang dihasilkan!
KUNCI: Penyelesaian Lengkap:
a. Panjang kawat pagar membatasi dua sisi lebar dan satu sisi panjang:
Panjang kawat = (2 × lebar) + panjang
24 = 2x + panjang
Maka panjang kebun = (24 - 2x) meter.
b. Hubungan panjang dan lebar:
panjang = x + 4
Substitusikan ke bentuk di bagian (a):
24 - 2x = x + 4
24 - 4 = x + 2x
20 = 3x => x = 20/3 meter = 6 2/3 meter (lebar).
Panjang = x + 4 = 6 2/3 + 4 = 10 2/3 meter.
Luas = panjang × lebar = (32/3) × (20/3) = 640/9 m² ≈ 71,11 m².
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Soal ini menguji kemampuan penalaran pemodelan matematika aljabar dan geometri praktis dalam konteks pengelolaan lingkungan sekolah.
Pedoman Penskoran:
Rubrik Pedoman Penskoran (Skor Maksimal 4):
- Skor 1: Benar merumuskan model aljabar panjang kawat: panjang = (24 - 2x).
- Skor 1: Benar menyusun persamaan linear satu variabel dari kondisi (b): 24 - 2x = x + 4.
- Skor 1: Benar menghitung nilai variabel x (lebar) dan panjang kebun dengan satuan meter.
- Skor 1: Benar menghitung luas lahan dengan langkah dan satuan luas yang tepat.
22
Soal Butir No. 22
Applying (L2)
Uraian
Stimulus Kontekstual Nyata:
Untuk menyambut tahun ajaran baru, dua toko perlengkapan sekolah menawarkan program promo paket hemat 5 buku tulis dan 3 pulpen dengan harga dasar awal yang sama, yaitu Rp50.000,00 per paket.
- Koperasi "Sahabat Siswa" menawarkan: Diskon tunggal sebesar 25%.
- Toko "Pena Emas" menawarkan: Diskon bertingkat 20% kemudian dipotong lagi diskon tambahan 5% dari harga setelah diskon pertama.
Seorang siswa hendak membeli 4 paket hemat perlengkapan sekolah tersebut.
a. Hitunglah harga bersih 1 paket di Koperasi "Sahabat Siswa"!
b. Hitunglah harga bersih 1 paket di Toko "Pena Emas"!
c. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, manakah toko yang menawarkan harga lebih murah dan berapa selisih penghematan untuk pembelian 4 paket?
b. Hitunglah harga bersih 1 paket di Toko "Pena Emas"!
c. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, manakah toko yang menawarkan harga lebih murah dan berapa selisih penghematan untuk pembelian 4 paket?
KUNCI: Penyelesaian Lengkap:
a. Koperasi "Sahabat Siswa":
Diskon 25% = 25/100 × Rp50.000 = Rp12.500.
Harga 1 paket = Rp50.000 - Rp12.500 = Rp37.500,00.
b. Toko "Pena Emas":
Diskon pertama 20% = 20/100 × Rp50.000 = Rp10.000.
Harga sementara = Rp50.000 - Rp10.000 = Rp40.000.
Diskon kedua 5% = 5/100 × Rp40.000 = Rp2.000.
Harga 1 paket = Rp40.000 - Rp2.000 = Rp38.000,00.
c. Analisis Pilihan & Selisih:
Koperasi "Sahabat Siswa" lebih murah Rp500,00 per paket (Rp37.500 vs Rp38.000).
Untuk 4 paket:
Total Sahabat Siswa = 4 × Rp37.500 = Rp150.000,00.
Total Pena Emas = 4 × Rp38.000 = Rp152.000,00.
Selisih penghematan belanja = Rp152.000 - Rp150.000 = Rp2.000,00.
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Konsep literasi finansial ini membiasakan siswa tidak terkecoh istilah diskon bertingkat (20% + 5% ≠ 25%).
Pedoman Penskoran:
Rubrik Pedoman Penskoran (Skor Maksimal 4):
- Skor 1: Menghitung harga diskon Koperasi Sahabat Siswa dengan tepat (Rp37.500).
- Skor 1: Menghitung diskon bertingkat Toko Pena Emas langkah demi langkah dengan tepat (Rp38.000).
- Skor 1: Menyimpulkan toko mana yang lebih hemat disertai alasan matematis.
- Skor 1: Menghitung total biaya untuk 4 paket dan selisih nominal rupiah secara akurat.
23
Soal Butir No. 23
Reasoning (L3)
Uraian
Stimulus Kontekstual Nyata:
Dalam praktikum IPA materi kalor dan wujud zat, cairan larutan garam bersuhu awal 26°C dimasukkan ke dalam freezer pendingin khusus. Suhu cairan tersebut dicatat mengalami penurunan rata-rata sebesar 3°C setiap selang waktu 4 menit secara konstan.
a. Tentukan suhu cairan tersebut setelah berada di dalam freezer selama 28 menit!
b. Jika titik beku larutan garam tersebut berada pada suhu -10°C, berapa total menit yang dibutuhkan sejak awal hingga cairan tepat mulai membeku?
b. Jika titik beku larutan garam tersebut berada pada suhu -10°C, berapa total menit yang dibutuhkan sejak awal hingga cairan tepat mulai membeku?
KUNCI: Penyelesaian Lengkap:
a. Suhu setelah 28 menit:
Banyak interval penurunan = 28 menit / 4 menit = 7 kali penurunan.
Total penurunan suhu = 7 × 3°C = 21°C.
Suhu akhir = Suhu awal - total penurunan = 26°C - 21°C = 5°C.
b. Waktu hingga mencapai -10°C:
Total penurunan suhu yang dibutuhkan = 26°C - (-10°C) = 26 + 10 = 36°C.
Banyaknya interval 4 menitan yang diperlukan = 36°C / 3°C = 12 kali.
Total waktu yang dibutuhkan = 12 × 4 menit = 48 menit.
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Mengintegrasikan konsep bilangan bulat dan laju perubahan waktu pada konteks sains terapan.
Pedoman Penskoran:
Rubrik Pedoman Penskoran (Skor Maksimal 4):
- Skor 1: Menghitung frekuensi interval waktu (7 kali) pada pertanyaan (a).
- Skor 1: Menghitung suhu akhir 5°C dengan benar pada pertanyaan (a).
- Skor 1: Menghitung selisih suhu target dari 26°C ke -10°C (36°C) pada pertanyaan (b).
- Skor 1: Menentukan total waktu akhir (48 menit) secara tepat.
24
Soal Butir No. 24
Applying (L2)
Uraian
Stimulus Kontekstual Nyata:
Halaman upacara bendera sekolah direhabilitasi menggunakan paving block segi enam berpola. Pola pemasangan membentuk barisan berjejer ke belakang:
- Baris pertama dipasang 15 buah paving block.
- Baris kedua dipasang 19 buah paving block.
- Baris ketiga dipasang 23 buah paving block.
Penambahan jumlah paving block pada setiap baris berikutnya selalu tetap hingga baris ke-15.
a. Berapa banyak paving block yang dipasang khusus pada baris ke-15?
b. Hitunglah jumlah keseluruhan (total) paving block yang harus disediakan pihak sekolah untuk memasang seluruh 15 barisan tersebut!
b. Hitunglah jumlah keseluruhan (total) paving block yang harus disediakan pihak sekolah untuk memasang seluruh 15 barisan tersebut!
KUNCI: Penyelesaian Lengkap:
a. Banyak paving block pada baris ke-15 (U15):
Suku awal (a) = 15, beda (b) = 19 - 15 = 4.
Un = a + (n - 1)b
U15 = 15 + (15 - 1) × 4
U15 = 15 + 14 × 4 = 15 + 56 = 71 buah paving block.
b. Jumlah total seluruh baris (S15):
Sn = n/2 × (a + Un)
S15 = 15/2 × (15 + U15)
S15 = 15/2 × (15 + 71) = 15/2 × 86
S15 = 15 × 43 = 645 buah paving block.
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Melatih kemampuan generalisasi pola susunan benda nyata dan penerapan deret aritmetika.
Pedoman Penskoran:
Rubrik Pedoman Penskoran (Skor Maksimal 4):
- Skor 1: Mengidentifikasi nilai a = 15 dan b = 4 dari stimulus pola.
- Skor 1: Menghitung U15 dengan benar (71 buah).
- Skor 1: Menggunakan rumus deret aritmetika Sn secara tepat.
- Skor 1: Menghasilkan perhitungan akhir total 645 paving block dengan benar.
25
Soal Butir No. 25
Reasoning (L3)
Uraian
Stimulus Kontekstual Nyata:
Siswa kelas VII merencanakan stan kuliner "Es Cincau Hijau Segar" pada bazar amal sekolah. Modal tetap untuk sewa tempat dan perlengkapan stan adalah Rp60.000,00. Biaya variabel untuk bahan baku per gelas es cincau adalah Rp3.500,00. Setiap gelas es cincau akan dijual dengan harga Rp6.000,00. Seluruh keuntungan bersih dari penjualan stan akan disumbangkan ke panti asuhan yatim piatu di dekat sekolah.
a. Nyatakan rumus fungsi pendapatan total $R(x)$, biaya total $C(x)$, dan laba bersih $P(x)$ dalam bentuk aljabar jika terjual $x$ gelas!
b. Berapa gelas minimal es cincau yang harus terjual agar stan mencapai titik impas (Break Even Point / tidak rugi)?
c. Jika panitia menargetkan menyumbangkan laba bersih sebesar minimal Rp300.000,00, berapa gelas es cincau yang harus terjual?
b. Berapa gelas minimal es cincau yang harus terjual agar stan mencapai titik impas (Break Even Point / tidak rugi)?
c. Jika panitia menargetkan menyumbangkan laba bersih sebesar minimal Rp300.000,00, berapa gelas es cincau yang harus terjual?
KUNCI: Penyelesaian Lengkap:
a. Pemodelan fungsi aljabar:
- Pendapatan total R(x) = 6.000x
- Biaya total C(x) = 60.000 + 3.500x
- Laba bersih P(x) = R(x) - C(x) = 6.000x - (60.000 + 3.500x) = 2.500x - 60.000.
b. Titik Impas (Break Even Point / Laba = 0):
P(x) = 0
2.500x - 60.000 = 0
2.500x = 60.000
x = 60.000 / 2.500 = 24 gelas.
Stan impas saat terjual minimal 24 gelas.
c. Target Laba Rp300.000,00:
P(x) >= 300.000
2.500x - 60.000 >= 300.000
2.500x >= 360.000
x >= 360.000 / 2.500
x >= 144 gelas.
Maka stan harus menjual minimal 144 gelas es cincau.
Pembahasan & Penalaran Langkah demi Langkah:
Mengaplikasikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel ke dalam proyek sosial dan kewirausahaan.
Pedoman Penskoran:
Rubrik Pedoman Penskoran (Skor Maksimal 4):
- Skor 1: Menuliskan ketiga rumus aljabar pendapatan, biaya, dan laba dengan benar.
- Skor 1: Menentukan titik impas (BEP = 24 gelas) dengan langkah aljabar yang jelas.
- Skor 1: Menyusun pertidaksamaan linear untuk target laba donasi.
- Skor 1: Menghasilkan kesimpulan minimal penjualan 144 gelas dengan tepat.